Sunday, May 6, 2018


KEBERHASILAN PESERTA KPM PKH DALAM MENYEKOLAHKAN ANAK-ANAKNYA KE JENJANG UNIVERSITAS




Angga Ashari Kurniawan, adalah contoh kongkrit, betapa kerja keras, kerja cerdas, doa , dukungan dari orang tua dan pemerintah bisa membuahkan hasil yang membanggakan. Lahir di Dusun Maijo Desa Jatiwates Kecamatan Tembelang Jombang.Sebagian besar penduduknya bermata pencaharian sebagai Petani.
Sebagai anak pertama dari Ibu Winarsih. Angga (panggilan kecilnya) tidak mempunyai banyak fasilitas untuk dapat belajar seperti temannya yang lain yang punya ekonomi diatas rata rata. Menjadi anak seorang cleaning service galangan kapal di kepulauan Batam, Angga harus hidup jauh dari sosok seorang ayah. Angga merasakan betapa jerih payah ibunya berjibaku mengasuh dia dan 2 orang adiknya untuk bisa tetap bersekolah.
Ibunda Angga, adalah Ibu Winarsih adalah salah satu Keluarga Penerima Manfaat PKH mengaku selalu mengaplikasikan ilmu yang telah didapatkanya selama menjadi anggota PKH, pengetahuan tentang bagaimana mengasuh anak, memanagemen keuangan keluarga dirasakan betul sangat bermanfaat dalam kehidupannya dan keluarga. Semangat Ibu Winarsih, membuatnya tak mau hanya berpangku tangan menunggu kiriman uang dari suaminya yang tidak seberapa. Dia membuka usaha menjahit  kecil kecilan dengan modal yang seadanya.

Paham betul apa yang di rasakan ibundanya, Angga tidak mau hanya menjadi seseorang yang biasa saja, dorongan yang kuat dari ibundanya, membuat Angga semangat untuk menuntut ilmu melebihi teman temannya yang kebanyakan hanya lulus sampai tingkat SMA saja. Bahkan, tak sampai disitu, Angga membuktikan, keterbatasan ekonomi , malah memacu dirinya untuk menjadi seseorang yang sangat dibanggakan oeh keluarga bahkan  Indonesia.
Selama menjadi  mahasiswa di INSTIPER Yogjakarta, Ia tak pernah berhenti berinovasi. Semangat yang dicontohkan oleh ibunya inilah yang menghasilkan 2  penemuan  di bidang pertanian. Angga juga  mendapatkan tawaran  beasiswa dari perusahaan-perusahaan besar yang melihat potensi emas dari seorang anak berprestasi ini. Sungguh sesuatu yang tidak mudah, karena dari ribuan Mahasiswa yang mengkases beasiswa tersebut, hanya 2 anak dari Jawa Timur yang berhasil mendapatkan kesempatan tersebut, dan Angga adalah salah satunya.

 Tak berhenti sampai disitu, prestasi Angga yang lain adalah ia berhasil menciptakan sebuah sebuah Aplikasi QURAN-GO.

Aplikasi memberikan fasilitas yang mampu menunjang salah satu permasalahan masyarakat yang  kurang  mampu untuk membaca Alquran. Saat ini Angga yang juga merupakan CEO dari project penggembangan aplikasi ini sedang mengadakan roadshow diberbagai kota bekerjasama KEMENAG dalam rangka ide kreatif dari anak bangsa ini mampu memberikan manfaat secara luas dan mendapat dukungan serta diterima oleh masyarakat dengan baik. Informasi tentang pengenalan akan aplikasi Quran-GO bisa akses di website quran-go.com dan akun instagram @qurangoindonesia.
Mengikuti jejak kegigihan kakaknya , Willy, Putra kedua ibu Winarsih juga tidak kalah membanggakan. Willy berhasil menyisihkan lebih dari 10.000 pendaftar untuk menjadi salah satu dari 250 Mahasiswa Kedinasan di BMKG Indonesia.
Man Jadda Wajada. Siapapun bisa menjadi seperti keluarga bu Winarsih. Kegigihan, kerja keras doa dan dukungan dari berbagaipihak akan mampu embantu menjadikan generasi muda dan keluarga Indonesia menjadi lebih baik. Salam PKH