KEBERHASILAN PESERTA KPM PKH DALAM
MENYEKOLAHKAN ANAK-ANAKNYA KE JENJANG UNIVERSITAS
Angga Ashari Kurniawan,
adalah contoh kongkrit, betapa kerja keras, kerja cerdas, doa , dukungan dari
orang tua dan pemerintah bisa membuahkan hasil yang membanggakan. Lahir di
Dusun Maijo Desa Jatiwates Kecamatan Tembelang Jombang.Sebagian besar penduduknya
bermata pencaharian sebagai Petani.
Sebagai anak pertama dari Ibu
Winarsih. Angga (panggilan kecilnya) tidak mempunyai banyak fasilitas untuk dapat
belajar seperti temannya yang lain yang punya ekonomi diatas rata rata. Menjadi
anak seorang cleaning service galangan kapal di kepulauan Batam, Angga harus
hidup jauh dari sosok seorang ayah. Angga merasakan betapa jerih payah ibunya berjibaku
mengasuh dia dan 2 orang adiknya untuk bisa tetap bersekolah.
Ibunda Angga, adalah Ibu
Winarsih adalah salah satu Keluarga Penerima Manfaat PKH mengaku selalu mengaplikasikan
ilmu yang telah didapatkanya selama menjadi anggota PKH, pengetahuan tentang
bagaimana mengasuh anak, memanagemen keuangan keluarga dirasakan betul sangat
bermanfaat dalam kehidupannya dan keluarga. Semangat Ibu Winarsih, membuatnya
tak mau hanya berpangku tangan menunggu kiriman uang dari suaminya yang tidak
seberapa. Dia membuka usaha menjahit kecil kecilan dengan modal yang seadanya.
Paham betul apa yang di
rasakan ibundanya, Angga tidak mau hanya menjadi seseorang yang biasa saja,
dorongan yang kuat dari ibundanya, membuat Angga semangat untuk menuntut ilmu
melebihi teman temannya yang kebanyakan hanya lulus sampai tingkat SMA saja. Bahkan,
tak sampai disitu, Angga membuktikan, keterbatasan ekonomi , malah memacu
dirinya untuk menjadi seseorang yang sangat dibanggakan oeh keluarga bahkan Indonesia.
Selama menjadi mahasiswa di INSTIPER Yogjakarta, Ia tak
pernah berhenti berinovasi. Semangat yang dicontohkan oleh ibunya inilah yang
menghasilkan 2 penemuan di bidang pertanian. Angga juga mendapatkan tawaran beasiswa dari perusahaan-perusahaan besar yang
melihat potensi emas dari seorang anak berprestasi ini. Sungguh sesuatu yang
tidak mudah, karena dari ribuan Mahasiswa yang mengkases beasiswa tersebut,
hanya 2 anak dari Jawa Timur yang berhasil mendapatkan kesempatan tersebut, dan
Angga adalah salah satunya.
Tak berhenti sampai disitu, prestasi Angga
yang lain adalah ia berhasil menciptakan sebuah sebuah Aplikasi QURAN-GO.
Aplikasi memberikan fasilitas yang mampu menunjang salah satu
permasalahan masyarakat yang kurang mampu untuk membaca Alquran. Saat ini Angga
yang juga merupakan CEO dari project penggembangan aplikasi ini sedang mengadakan
roadshow diberbagai kota bekerjasama KEMENAG dalam rangka ide kreatif dari anak
bangsa ini mampu memberikan manfaat secara luas dan mendapat dukungan serta
diterima oleh masyarakat dengan baik. Informasi tentang pengenalan akan
aplikasi Quran-GO bisa akses di website quran-go.com dan akun instagram @qurangoindonesia.
Mengikuti
jejak kegigihan kakaknya , Willy, Putra kedua ibu Winarsih juga tidak kalah
membanggakan. Willy berhasil menyisihkan lebih dari 10.000 pendaftar untuk menjadi
salah satu dari 250 Mahasiswa Kedinasan di BMKG Indonesia.
Man Jadda Wajada.
Siapapun bisa menjadi seperti keluarga bu Winarsih. Kegigihan, kerja keras doa
dan dukungan dari berbagaipihak akan mampu embantu menjadikan generasi muda dan
keluarga Indonesia menjadi lebih baik. Salam PKH

